INFO dan PENGUMUMAN

1 Komentar

One thought on “INFO dan PENGUMUMAN

  1. MENGELOLA PENERBITAN MEDIA ORANG MUDA

    Kehadiran media orang muda secara mendasar berpotensi memberi peluang bagi orang muda untuk mengembangkan kepribadian. Dalam konteks ini, media orang muda dapat menjadi sarana pemenuhan kebutuhan orang muda untuk mengekspresikan diri. Kebutuhan ini muncul sangat kuat dalam diri kaum muda. Mereka ingin dipahami, dimengerti dan dihargai sebagai manusia seutuhnya pada posisi setara: bahwa mereka berkemampuan memilih, memutuskan, dan melakukan sesuatu secara mandiri. Suatu kebutuhan yang perlu diberi ruang gerak, asal disalurkan secara kreatif.

    Dengan kata lain, orang muda perlu diberi kesempatan untuk mengkomunikasikan
    apa yang menjadi perhatian mereka. Mereka perlu berdialog dengan pihak lain, agar wawasan mereka tidak dikukung oleh penilaian subjektif yang sempit. Wawasan mereka perlu diperkaya dan diperluas dalam persentuhan dengan pelbagai informasi yang diperoleh lewat komunikasi dialogis.

    Penerbitan media orang muda sekaligus menjadi langkah awal untuk mempersiapkan orang muda mengapresiasi keberadaan media massa. Jumlah media massa yang akhir-akhir ini semakin bertambah, dan hadir dalam berbagai bentuk yang ditopang perangkat teknologi canggih, memungkinkan lalu lintas informasi berlangsung dalam kecepatan tinggi. Orang muda perlu dipersiapkan sehingga tidak hanya pengguna pasif media massa, atau sebagai sasaran empuk terpaan informasi. Orang muda perlu dipersiapkan dan didorong agar secara aktif ikut berperan dalam upaya menjadikan media massa sebagai institusi sosial yang fungsional bagi masyarakat.

    Kenyataan yang ada menunjukkan bahwa media orang muda belum difungsikan secara optimal. Apabila ditelusuri, yang menjadi sumber kendala ternyata adalah keterbatasan pemahaman tentang penerbitan media orang muda. Akibatnya media orang muda hanya sebagai ajang bagi orang yang berniat menulis untuk memamerkan karya tulisnya. Salah kaprah semacam itu membuat media orang muda terbit tak teratur, bahkan bisa tidak terbit samasekali. Misalnya, penerbitan media orang muda hanya tampak menonjol karena ada acara OMK Cup atapun acara-acara lain yang sejenis.

    Kendala semacam itu bagaimanapun juga perlu diatasi. Media orang muda sudah selayaknya diupayakan agar fungsional bagi orang muda:
    – pertama, media orang muda sebagai media komunikasi
    – kedua, media orang muda sebagai sarana untuk memecahkan masalah
    – ketiga, media orang muda sebagai wahana pengembangan diri orang muda.

    Lalu bagaimana ketiga fungsi tersebut dapat dijalankan?
    Bagi saudara/i yang merasa terpanggil untuk menghadapi tantangan ini, let’s work togheter.

    By: Misar’09
    MEDIA ORANG MUDA SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI

    Secara alamiah, manusia cenderung mencari informasi tentang segala sesuatu. Informasi itu digunakannya untuk pemenuhan kebutuhannya dalam kehidupan sehari-hari. Agar memperoleh informasi yang tepat, manusia menjalin hubungan baik dengan sesamanya. Hubungan baik antara dua pihak akan memperlancar komunikasi, dan selanjutnya mempermudah pertukaran informasi.

    Media orang muda dapat pula berfungsi sebagai saluran komunikasi dialogis antara berbagai pihak yang berperan dalam lingkup gereja. Lewat media, orang muda dapat mengkomunikasikan informasi yang dianggap penting untuk diketahui pihak lain, apakah itu umat biasa, pengurus atau simpatisan.

    Sebaliknya dengan membaca media orang muda, pihak lain dapat mengetahui apa yang terjadi, tahu mengapa demikian, dan bisa memahami mengapa seseorang berbuat begitu. Inilah yang pada gilirannya menumbuhkan saling pengertian antara berbagai pihak yang bersangkutan.

    MEDIA ORANG MUDA SEBAGAI SARANA PEMECAHAN MASALAH

    Masalah yang mungkin dihadapi bisa beragam. Mulai dari masalah yang dihadapi orang muda secara individu, sampai masalah yang dihadapi seluruh orang muda. Atau masalah yang justru dihadapi gereja sebagai suatu komunitas.

    Untuk masalah individu, dapat dicontohkan demikian. Seseorang ingin mencari tenaga kerja atau rumah kontrakan misalnya. Masalah ini dapat disampaikan lewat media orang muda. Orang lain yang mengetahui adanya kebutuhan itu menyampaikan informasi kepada yang bersangkutan.

    Masalah bersama yang mungkin dipecahkan setelah diinformasikan lewat media orang muda dapat dilihat pada contoh berikut. Seorang umat berkeluh kesah bahwa anaknya tidak bisa dibaptis, padahal ia sudah lama jadi umat di gereja. Lalu dicari pokok persoalannya dimana dan bagaimana seharusnya. Pihak-pihak yang terkait setelah membaca media orang muda, menjadi sadar akan adanya masalah yang perlu ditangani. Kesadaran itulah yang diharapkan mendorong mereka melakukan tindakan.

    Banyak contoh yang bisa diberikan. Akan tetapi, yang hendak disampaikan di sini, media orang muda bisa berperan untuk mengkomunikasikan masalah yang sedang dihadapi, baik secara individu maupun kelompok. Peran serta dalam wujud tindakan akan lahir kemudian setelah masalah yang dimaksud diinformasikan. Ok bro….!

    By: Misar’09
    MEDIA ORANG MUDA SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN DIRI

    Media memungkinkan orang muda untuk berlatih mengekspresikan buah pikirannya lewat tulisan. Agar mampu menyusun tulisan yang baik, orang muda dituntut membiasakan diri berpikir sistematis, terorganisasi dan juga kritis. Selain itu, kegiatan jurnalistik membiasakan orang muda lebih peka terhadap masalah yang layak mendapat perhatian, sehingga perlu ditulis.
    Menulis dan menerbitkan media bagi orang lain, membantu orang muda untuk membebaskan diri dari kecenderungan hanya memikirkan kepentingan diri sendiri. Perhatiannya sudah bergeser sebagian ke berbagai masalah di luar kepentingan pribadinya. Ini penting bagi perkembangan kepribadian, kemampuan dan kreativitas orang muda. Lewat kegiatan semacam inilah orang muda akan terproses, dan berkembang menjadi pribadi yang mandiri serta dewasa.
    Keuntungan lain, orang muda akan terbiasa menghadapi pikiran alternatif. Contohnya jika seseorang menuliskan pendapatnya tentang sesuatu, maka orang lain akan dapat membandingkan apakah pendapatnya itu sama atau berbeda dengan pendapatnya sendiri. Berikutnya, barulah dinilai apakah pendapat itu dapat diterima atau tidak. Kondisi semacam ini akan membantu orang muda lebih menghargai pendapat orang lain, sekaligus disiapkan untuk menerima perbedaan pendapat. Lama-kelamaan orang muda akan dapat melihat bahwa perbedaan pendapat bukanlah sesuatu yang jelek, asal ditanggapi secara objektif dan kreatif. Inilah iklim yang dapat dikembangkan lewat media, membentuk orang muda dalam perkembangan alam pikiran yang lebih demokratis.
    Media orang muda jelas diterbitkan bukan untuk meraih untung dalam rupiah, namun tetap harus punya tujuan. Tujuan inilah yang menjadi darah, semangat yang mendorong orang muda bersungguh-sungguh menjalankan penerbitan media orang muda. Sebagai contoh, jika tujuan penerbitan adalah untuk menanamkan kesadaran akan peran serta orang muda dalam gereja, maka isi media itu akan diwarnai oleh masalah sekitar kegiatan orang muda.
    Setiap orang muda perlu berperan dalam berbagai kegiatan, agar ia dapat berlatih dan mengembangkan kemampuan. Dalam konteks semacam ini, sejumlah fungsi yang dapat dijalankan oleh media orang muda dapat juga dijadikan sebagai tujuan. Bisa saja tujuan penerbitan orang muda sebagai berikut:
    1. Menginformasikan semua kegiatan yang terjadi di gereja, yang memang layak diberitakan secara jelas dan akurat. Upaya ini akan membantu semua orang muda untuk mengetahui program dan kegiatan apa saja yang sedang dipersiapkan dan dilaksanakan di gereja.
    2. Membantu orang muda untuk lebih memahami persoalan yang sedang berkembang di gereja, serta tindakan apa saja yang dilakukan untuk mengatasi persoalan tersebut.
    3. Menginformasikan kepada orang muda persoalan apa saja yang bisa berpengaruh terhadap keberadaan gereja dan segala kegiatannya.

    Ya wis, dari pada nonton mulu mending ikut nyumbang tulisan, ya kan..? By: Misar’09

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s